FAQ GLUKOFIT
1.

Apakah diabetes itu?

Diabetes adalah kumpulan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah. Diabetes dapat terjadi akibat gangguan produksi insulin oleh pankreas atau gangguan kerja insulin atau keduanya.
2.

Apakah yang dimaksud Indeks Glikemik (IG) ?

IG adalah kemampuan suatu makanan yang mengandung karbohidrat untuk meningkatkan kadar gula darah. Sebagai contoh: karbohidrat sederhana seperti roti putih atau gula pasir memiliki IG tinggi dan cepat meningkatkan kadar gula darah. Sedangkan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks memiliki IG rendah dan peningkatkan gula darah bertahap sehingga kadar gula darah dapat lebih stabil.
3.

Saya ingin mencukupi kebutuhan nutrisi dengan minum susu namun tidak ingin gemuk. Apakah apta+ Glukofit menyebabkan gemuk?

Ada banyak faktor yang menyebabkan kegemukan, di antaranya adalah asupan makan yang berlebih dan aktivitas fisik yang kurang. Kelebihan asupan makan harus diperhitungkan asupan makan sehari dengan kebutuhan energi seseorang karena sifatnya individual. Susu apta+ Glukofit mengandung serat yang teruji klinis mengurangi rasa lapar sehingga mengurangi risiko makan camilan manis dan berlemak yang berlebihan.
4.

Produk susu diabetes lainnya tidak mengandung kolesterol. Bagaimana dengan susu apta+ Glukofit?

Semua produk susu yang berasal dari susu sapi mengandung kolesterol, termasuk susu diabetes lainnya. Namun jumlahnya dapat diminimalkan. Susu apta+ Glukofit hanya mengandung kolesterol 3 mg per saji dan jumlah ini jauh dibawah rekomendasi konsumsi kolesterol per hari, yaitu < 200 mg per hari. Selain itu, 70% komposisi asam lemak apta+ Glukofit terdiri dari lemak baik (PUFA dan MUFA) yang bantu memperbaiki profil lemak dalam tubuh Anda.
5.

Produk susu diabetes lainnya selain dapat menjaga kadar gula darah juga baik untuk kesehatan tulang karena mengandung kalsium tinggi. Bagaimana dengan susu apta+ Glukofit ?

Susu apta+ Glukofit mengandung tinggi kalsium yang membantu menjaga kesehatan tulang serta tinggi vitamin D yang membantu penyerapan kalsium. Serat inulin dalam susu apta+ Glukofit juga diketahui dapat bantu meningkatkan penyerapan kalsium.
6.

Produk susu diabetes lainnya mengandung serat dan teruji klinis rendah Indeks Glikemik (rendah IG). Bagaimana dengan susu apta+ Glukofit ?

Susu apta+ Glukofit merupakan sumber serat dan teruji klinis mempunyai rendah Indeks Glikemik (=44)
7.

Saya biasa mengkonsumsi susu dewasa merek lain tiap hari. Jika saya beralih ke susu apta+ Glukofit, manfaat apa saja yang saya dapatkan ?

Susu apta+ Glukofit merupakan susu bubuk dewasa dengan sumber serat yang membantu untuk atur pola makan dan menjaga kadar gula darah. Susu apta+ Glukofit dilengkapi dengan taurin, L-karnitin dan kromium yang bantu meningkatkan kerja insulin. Selain itu juga mengandung tinggi vitamin B kompleks yang membantu kerja sistem saraf.
Manfaat apta+ Glukofit lainnya yang didapatkan, yaitu:
  • Tinggi kalsium dan tinggi vitamin D, serta Inulin yang berfungsi untuk membantu menjaga kesehatan tulang dan penyerapan kalsium.
  • Apta+ Glukofit dapat dinikmati dalam sajian hangat maupun dingin (dengan es)
  • Apta+ Glukofit dikemas dalam bentuk sachet, sehingga sangat praktis dan cocok untuk anda yang aktif dan produktif
  • Pilihan varian rasa apta+ Glukofit yang enak (rasa French Vanilla, Belgian Chocolate, Caramel Macchiato), sehingga Anda dapat memilih sesuai selera.
  • 8.

    Saya ingin menghindari kandungan lemak yang tinggi dan setahu saya susu diabetes lain kandungan lemaknya rendah. Bagaimana dengan apta+ Glukofit?

    Untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal, tubuh juga memerlukan lemak asal sesuai tidak berlebihan dan memperhatikan jenis lemaknya. Susu apta+ Glukofit mengandung 6 g per saji atau sekitar 22% dari total kalori. Jumlah ini masih dalam batas yang direkomendasikan. Selain itu sebagian besar komposisi asam lemak dalam susu apta+ Glukofit terdiri dari lemak baik (PUFA dan MUFA) yang berguna bagi kesehatan Anda.
    9.

    Susu diabetes merek lain mengandung rendah laktosa. Bagaimana dengan susu apta+ Glukofit ?

    Susu apta+ Glukofit tidak menambahkan laktosa dalam formulanya. Laktosa yang terkandung dalam susu apta+ Glukofit terbawa dari bahan baku susu.
    10.

    Apa keunggulan apta+ Glukofit dibandingkan susu kalsium lain ?

    Selain mengandung kalsium dan vitamin D yang tinggi, apta+ Glukofit mempunyai beberapa keunggulan lainnya yaitu:
  • Energi lebih tinggi.
  • Serat lebih tinggi.
  • Rendah indeks glikemik.
  • Memberikan rasa kenyang lebih lama.
  • Mengandung fosfor, magnesium dan zinc lebih tinggi untuk mineralisasi tulang.
  • Mengandung kromium, L-karnitin dan taurin untuk memperbaiki kerja insulin dan menjaga kadar gula darah.
  • Tinggi vitamin B kompleks untuk produksi energi dan sistem saraf.
  • Dikemas dalam bentuk sachet sehingga takarannya tepat, praktis dan higienis
  • Serta pilihan rasa yang lebih enak.
  • 11.

    Saya berusia 30 tahun dan saya merasa sehat. Apakah saya bisa mengkonsumsi susu apta+ Glukofit ?

    Tentu saja bisa, karena susu apta+ Glukofit Glukofit diperuntukan untuk orang dewasa:
  • Mengandung nutrisi lengkap protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral
  • Mengandung serat
  • Rendah indeks glikemik untuk menjaga kadar gula darah
  • Tinggi kalsium dan vitamin D untuk kesehatan tulang
  • 12.

    Referensi

    1. Chandra DN, Bardosono S. the effect of fiber-rih milk and equi-carbohydrate snack on glycemic and insulin response and satiety feeling. Med J Indones 2016;25:85-92.
    2. Keyhani-Nejad F, Kemper M, Schueler R, et al. Effects of Palatinose and sucrose intake on glucose metabolisme and incretin secretion in subjects with type 2 diabetes. Diabetes Care 2016;39:e38-9.
    3. Holub I, Gostmer A, Theis S, et al. novel findings of the metabolic effects of the low glycaemic carbohydrate isomaltulosa (PalatinoseTM). British Journal of Nutrition 2010;103:1730-7.
    4. Xiao C, Giacca A, Lewis GF. Oral taurine but not N-acetylcysteine ameliorates NEFA- induced impairment in insulin sensitivity and beta cell function in obese and overweight, non-diabetic men. Diabetologia 2008;51:139-46.
    5. Ito T, Schaffer SW, Azuma J. The potential usefulness of taurine on diabetes mellitus and its complications. Amino Acids 2012;42:1529-39.
    6. Ruggenenti P, van der Meer IM, Remuzzi G. Oral acetyl-L-carnitine therapy and insulin resistance. Hypertension 2010;55:e26.
    7. Mingrone G, Greco AV, Capristo E, et-al. L-carnitine improves glucose disposal in type 2 diabetic patients. J Am Coll Nutr 1999;18:77-82.
    8. Hua YN, Clark S, Ren J, Sreejayan N. Molecular mechanism of chromium in alleviating insulin resistance. J Nutr Biochem 2012;23:313-9.
    9. Vladeva SV, Terzieva DD, Arabadjiiska DT. Effect of chromium on the insulin resistance in patients with type II diabetes mellitus. Folia Med (Plovdiv) 2005;47:59-62.
    10. Usha Kini and BN Nandeesh. Physiology of Bone Formation, Remodeling, and Metabolism. 2012. Springer-Verlag Berlin Heidelberg.
    11. Kustantinah. Pengawasan Klaim dalam Label dan Iklan Pangan Olahan. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI No. HK.03.1.23.11.11.09909. 2011.
    MyAptaPlus
    myaptaplus@copyrights2016. Disclaimer.